Hey…
..mengapa kau menangis melihatku seperti ini ?
Apa karena aku terlanjur bijak buatmu…
…hingga kau pikir aku tak bisa sakit hati
Sekian waktu aku menahan keluh…
…dan bukannya aku tak pernah mengeluh !
Sisi manusiaku tak pernah sembunyi…
..hanya dirimu saja yang tak mau mengerti
Aku masih bisa berdarah…
…dan aku tak pernah segan menangisimu
Kau sanjungkan aku sebagai laki-laki tangguh…
….padahal rapuh adalah bagian terkuatku
Tapi apakah semua harus kutampakkan…
…haruskah kuserahkan padamu ?
Seharusnya tanpa melihatpun kau bisa meraba…
….dan tanpa terangpun mestinya kau tak buta
Sedangkan aku terus kau lawan dengan nyatamu…
…padahal susah payah ku buat kita seimbang
Kuakui jalan kita selalu bermasalah….
….layakkah bila cuma diartikan dari satu sisi ?
Katamu aku adalah penyempurnamu…
…tanpaku kau hanyalah sebelah hati yang kosong
Katakan itu semua pada didinding dustamu…
…..coba buktikan bila aku salah menilai
Mungkin aku terlalu idealis…
…tapi tak pernah sekalipun aku menuntut
Aku memang tak pernah berkata maaf…
…namun bukan berarti aku tak mengaku salah
Aku hanya mencoba meraihmu….
….dan menjalani semua dengan hati yang satu
Roda hatiku tak pernah ada cadangan…
…sekali terobek aku ikhlas berhenti..mengakhiri.
Surabaya,231007.2342
22 February 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment