Air mata itu bergulir lembut…
..ingin kusentuh..tapi tak mampu !
Mengapa kau begitu terluka…
..mengapa selalu kau artikan salah ?
Aku tak pernah meludahimu…
…aku tak akan meludahimu
Tapi mengapa selalu ada api menurutmu…
…jelas makna itu tak pernah kau baca
Adaku disini karena kerelaanku…
..tanpa kau paksapun aku tetap disini
Coba hitung niatku untuk pergi…
…pasti kembali lagi hanya untukmu
Dan berapa kalipun aku begitu iblis…
….hatimulah yang kembalikan sayapku
Tolong beri aku pengorbanan lagi…
…carilah makna itu disaat gelap hatiku
Berilah arti pada bisik keyakinan hatimu..
..jangan cuma artikan ucapanku semata
Apakah kamu terlanjur lelah..
…haruskah kita sejenak bersandar pada bodoh ?
Kamu dan aku adalah ego yang bersekutu..
..saling menyalahkan adalah pemujanya
Haruskah kita letakkan ini semua..
…diam dan biarkan hati saja yang bicara ?
Mungkin esok yang akan menjawab…
…bisakah kau tahan air matamu saat ini ?
Yakinlah bila aku tak pernah berubah…
..walau aku tetap tak suka air matamu.
Surabaya, 200907.2233
22 February 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment